USD/JPY Tetap Di Atas 103,00 Setelah Stimulus AS dan Intervensi Jepang

  • USD/JPY memangkas kenaikan awal Asia sambil mempertahankan pemulihan korektif hari Jumat.
  • Kongres AS meloloskan stimulus $900 miliar, tagihan pendanaan sementara.
  • Nikkei menyarankan PM Jepang meminta Kementerian Keuangan untuk mempertahankan USD/JPY di atas 100.00.
  • Brexit dan varian baru covid menantang risiko di tengah kalender yang ringan.

USD/JPY memangkas kenaikan intraday sementara turun ke 103,35 saat jam awal pembukaan pasar Tokyo hari Senin ini. Sementara stimulus virus corona AS (COVID-19) dan pendanaan sementara berperan positif untuk pasangan ini, kesengsaraan Brexit bergabung dengan ketakutan varian baru covid akan membebani harga.

Kongres AS memberikan sentuhan akhir terhadap omnibus $1,4 triliun dan tagihan bantuan COVID-19 $900 miliar. Lebih lanjut, para pembuat kebijakan baru-baru ini menyetujui pendanaan sementara satu hari.

Baca: Ketua DPR AS Pelosi: Kongres Demokrat Telah Mencapai Kesepakatan ...

Di sisi positifnya juga adalah berita dari Nikkei, dari berbagai sumber, yang menegaskan bahwa PM Jepang Yoshihide Suga mendorong Kementerian Keuangan untuk menjaga USD/JPY di atas 100,00. Hal ini bisa berupa penjualan yen lebih lanjut, menurut pernyataan dalam berita tersebut.

Sebaliknya, para diplomat Uni Eropa (UE) dan Inggris kemungkinan akan gagal mencapai kesepakatan Brexit karena perbedaan perikanan dan playing field tetap bercokol. Ketua Komite Urusan Luar Negeri Uni Eropa David Callister menyebutkan dalam cuitannya di Twitetr bahwa Parlemen Eropa tidak akan berada dalam posisi untuk memberikan persetujuan untuk kesepakatan tahun ini.

Selanjutnya, varian baru covid mendorong banyak negara untuk menghentikan perjalanan mereka ke Inggris. Setelah negara-negara dari Eropa dan Turki, Kanada juga baru-baru ini melarang penerbangan dari Inggris.

Dengan latar belakang ini, Nikkei 225 Jepang turun dari rekor teratas menjadi -0,65% sedangkan Kontrak berjangka S&P 500 Futures naik turun di sekitar 3.700.

Selanjutnya, katalis risiko cenderung tetap menjadi pendorong. Di sini, pengumuman resmi atas paket bantuan AS dapat menawarkan dorongan level menengah untuk risiko, sementara hal negatif lebih lanjut dari Brexit dan virus dapat membuat harga tertekan.

Analisis teknis

Garis tren jatuh satu minggu di 103,60 menjaga sisi atas langsung pasangan ini.

 

Analisis Harga EUR/USD: Penjual Serang 1,2200 Setelah Stimulus Fiskal AS Akhirnya Dirilis

EUR/USD kembali ke rendah intraday di 1,2205, melmah sebesar 0,33% dalam intraday, selama sesi Asia hari Senin ini. Dengan demikian, harga melanjutkan
Read more Previous

PBoC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY Hari Ini Pada 6.5507

Dalam perdagangan baru-baru ini, Bank Rakyat Tiongkok (People’s Bank of China/PBOC) menetapkan titik tengah yuan di 6,5507 vs kurs tengah sebelumnya d
Read more Next