Pasar Saham Asia: Bear Didukung Oleh Kekhawatiran Perang Dagang Sino-AS Meskipun Tiongkok/Jepang Libur

  • Ekuitas Asia turun tajam karena kekhawatiran perang perdagangan AS-Tiongkok.
  • Presiden AS Trump dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyerang Tiongkok karena kesalahan penanganan virus.
  • Presiden AS Trump mengatakan hingga 100.000 orang Amerika mungkin meninggal karena virus Corona.
  • Kalender ringan di Asia, libur di Jepang dan Tiongkok gagal menentang sentimen risiko.

Saham Asia memulai awal pekan ini dengan penurunan yang nyata, di tengah ketegangan AS-Tiongkok, sementara menjelang pembukaan Eropa pada hari ini. Sementara menggambarkan suasana hati, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik kehilangan hampir 3,0% pada saat ini bahkan ketika bank-bank di Tiongkok dan Jepang libur.

Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo meningkatkan ketegangan dengan Tiongkok dengan awalnya menuduh negara naga itu atas kesalahan penanganan virusnya. Sentimen berubah menjadi masam sehingga Presiden AS Trump mengancam akan merobek perjanjian perdagangan dengan Tiongkok. Meski begitu, Tiongkok Global Times (GT) menyebut klaim itu sebagai gertakan untuk membujuk para pemilih AS.

Selain kisah AS-Tiongkok, antisipasi Presiden AS Donald Trump, seperti yang disampaikan oleh FOX News, bahwa hingga 100.000 orang Amerika mungkin meninggal akibat virus Corona juga membebani sentimen perdagangan.

Yang menggambarkan suasana, saham berjangka AS turun sekitar 1,0% sementara Treasuries tetap sebagian besar tidak aktif dengan penurunan awal di tengah liburnya Jepang/Tiongkok.

Selanjutnya, BSE SENSEX India kehilangan hampir 5,0%, NIFTY 50 turun lebih dari 7,5%, karena penguncian 3.0 pemerintah mendapat kritik sedangkan saham di Indonesia dan Korea Selatan mencatat penurunan lebih dari 2,0% pada saat ini.

Juga harus dicatat bahwa kalender ekonomi agak ringan menuju pekan penting yang terdiri dari NFP, BoE, RBA dan banyak katalis utama lainnya. Akibatnya, tajuk utama mengenai kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok dan virus Corona (COVID-19) dapat menghibur para pedagang.

Analisa Harga AUD/USD: Pemantulan Ditolak Di Atas 0,64

Pemantulan AUD/USD dari terendah  sesi 0,6373 menghadapi penolakan 0,6405 beberapa menit yang lalu dan pasangan ini sekarang diperdagangkan di dekat M
了解更多 Previous

Forex Hari Ini: Antipodean Layu Karena Ketegangan AS-Tiongkok Berkobar Lagi, Sesi Sibuk Di Depan

Sentimen risk-off adalah tema yang mendasari dalam perdagangan Asia pada hari Senin, karena ketegangan AS-Tiongkok yang sedang berlangsung berkobar se
了解更多 Next