Analisis Harga USD/IDR: Rupiah Indonesia Turun Tetapi Tidak Banyak

  • Rupiah Indonesia (IDR) mencatat penurunan moderat pada hari Kamis.
  • Grafik harian USD/IDR tetap memiliki bias bearish dengan spot melayang jauh di bawah tertinggi Rabu.
  • Pasangan ini bisa meluncur menuju 15.500 dalam jangka pendek.

Rupiah Indonesia diperdagangkan di dekat 16.200 per dolar AS pada waktu berita ini dimuat, mewakili penurunan moderat pada hari ini.

Namun, jalur yang paling mungkin bagi IDR tetap ke sisi yang lebih tinggi, karena USD/ IDR masih diperdagangkan dengan baik dalam pola candle seperti pin yang dibentuk dalam grafik harian USD/IDR pada hari Rabu. Dengan kata lain, pola candle bearish masih berlaku.

Grafik harian juga melaporkan divergensi bearish dari relative strength index dan crossover bearish dari MA 5- dan 10-hari. 

Oleh karena itu, IDR kemungkinan akan terus mendapatkan ketinggian dalam jangka pendek dan mendorong spot USD/IDR ke bawah menuju 15.440 (rendah 27 Maret). 

Peluang bearish akan batal jika spot mencetak penutupan harian di atas 16.697 (tertinggi Rabu). Hal itu terlihat tidak mungkin, karena indikator grafik harian telah berbalik mendukung penjual, seperti yang disebutkan sebelumnya. 

Grafik harian

USD/IDR

Tren: Bearish

 

BOK Pertahankan Suku Bunga Pada 0,75%, Pantau Dampak Penurunan Suku Bunga Darurat 16 Maret

Bank sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BOK) mempsrtahankan suku bunga utama tidak berubah pada 0,75%, mengutip pihaknya sedang memantau dampak pen
Đọc thêm Previous

AUD/USD: Jauhi Tinggi Sesi Setelah Tinjauan Stabilitas Keuangan RBA

Dengan FSR RBA yang menyoroti risiko virus corona (COVID-19), AUD/USD turun dari tinggi sesi di 0,6250 yang saat ini turun 0,20% di sekitar 0,6220 di
Đọc thêm Next