10 Mar 2016
Minyak Turun Di Asia, WTI Tinggalkan Tertinggi 2016
FXStreet - Benchmark minyak di kedua sisi Atlantik terlihat mengkonsolidasikan kenaikan setelah reli besar kemarin, yang didukung oleh turunnya persediaan bensin.
Pedagang minyak merenungkan angka IHK China
Saat ini kedua benchmark minyak mentah terlihat diperdagangkan sebagian besar tenang di pertengahan sesi Asia, WTI turun -0,16% ke $ 38,23 sementara minyak Brent turun -0,49% mendekati $ 40,85. Minyak mundur dari puncak multi-bulan dan tak bergerak di sesi ini karena para pedagang menilai dampak angka IHK China yang lebih baik dari harapan pada konsumen minyak terbesar kedua di dunia.
IHK China naik 2,3% secara tahunan di bulan Februari, meningkat di laju tercepat sejak Juli 2014 dan peningkatan yang jauh lebih tinggi dari 1,8% yang diharapkan.
Minyak melonjak ke tertinggi tiga bulan di sesi terakhir AS setelah laporan persediaan EIA resmi menunjukkan penurunan besar persediaan bensin, yang benar-benar melebihi kenaikan cadangan minyak mentah.
Menurut laporan EIA, stok minyak mentah naik 3.880 juta barel dalam pekan yang berakhir 4 Maret menyusul lonjakan 10.374.000 barel yang terlihat sebelumnya dan terhadap peningkatan 3.178.000 barel yang diperkirakan.
Sementara itu, perhatian sekarang bergeser ke arah pertemuan kunci produsen OPEC dan non-OPEC yang dijadwalkan pada tanggal 20 Maret, untuk membahas pembekuan produksi dan langkah-langkah lain untuk menstabilkan pasar minyak.
Pedagang minyak merenungkan angka IHK China
Saat ini kedua benchmark minyak mentah terlihat diperdagangkan sebagian besar tenang di pertengahan sesi Asia, WTI turun -0,16% ke $ 38,23 sementara minyak Brent turun -0,49% mendekati $ 40,85. Minyak mundur dari puncak multi-bulan dan tak bergerak di sesi ini karena para pedagang menilai dampak angka IHK China yang lebih baik dari harapan pada konsumen minyak terbesar kedua di dunia.
IHK China naik 2,3% secara tahunan di bulan Februari, meningkat di laju tercepat sejak Juli 2014 dan peningkatan yang jauh lebih tinggi dari 1,8% yang diharapkan.
Minyak melonjak ke tertinggi tiga bulan di sesi terakhir AS setelah laporan persediaan EIA resmi menunjukkan penurunan besar persediaan bensin, yang benar-benar melebihi kenaikan cadangan minyak mentah.
Menurut laporan EIA, stok minyak mentah naik 3.880 juta barel dalam pekan yang berakhir 4 Maret menyusul lonjakan 10.374.000 barel yang terlihat sebelumnya dan terhadap peningkatan 3.178.000 barel yang diperkirakan.
Sementara itu, perhatian sekarang bergeser ke arah pertemuan kunci produsen OPEC dan non-OPEC yang dijadwalkan pada tanggal 20 Maret, untuk membahas pembekuan produksi dan langkah-langkah lain untuk menstabilkan pasar minyak.