16 Feb 2016
Minyak Pangkas Kenaikan Karena Iran Tetap Hambatan Dalam Strategi Pembekuan Produksi
FXStreet - Harga minyak memangkas kenaikan setelah pertemuan antara produsen utama (tidak termasuk Iran dan Irak) berakhir dengan konsensus pada pembekuan produksi, tetapi pasar percaya Iran kemungkinan akan menolak gagasan itu.
Kedua benchmark - WTI dan Brent sekarang naik hanya 2% hari ini. Beberapa waktu lalu, harga naik hampir 6% pada spekulasi produsen utama akan mempertimbangkan penurunan produksi.
Menteri Energi Qatar dan Menteri Perminyakan Saudi keduanya mengkonfirmasi pembekuan produksi di level-level Januari. Namun, perjanjian tersebut bergantung pada produsen lain yang mengambil jalur tindakan yang sama.
Itu berarti Iran bisa sendirian terhadap pembicaraan penurunan/pembekuan produksi, mengingat negara tersebut bermaksud untuk merebut kembali pangsa pasar yang hilang.
Akibatnya, WTI jatuh dari tertinggi harian USD 31,51 untuk diperdagangkan di sekitar USD 30,10/barel. Sementara itu, Brent turun dari USD 35,52 untuk diperdagangkan di sekitar USD 34,10/barrel.
Kedua benchmark - WTI dan Brent sekarang naik hanya 2% hari ini. Beberapa waktu lalu, harga naik hampir 6% pada spekulasi produsen utama akan mempertimbangkan penurunan produksi.
Menteri Energi Qatar dan Menteri Perminyakan Saudi keduanya mengkonfirmasi pembekuan produksi di level-level Januari. Namun, perjanjian tersebut bergantung pada produsen lain yang mengambil jalur tindakan yang sama.
Itu berarti Iran bisa sendirian terhadap pembicaraan penurunan/pembekuan produksi, mengingat negara tersebut bermaksud untuk merebut kembali pangsa pasar yang hilang.
Akibatnya, WTI jatuh dari tertinggi harian USD 31,51 untuk diperdagangkan di sekitar USD 30,10/barel. Sementara itu, Brent turun dari USD 35,52 untuk diperdagangkan di sekitar USD 34,10/barrel.