Risalah Rapat BoJ: Anggota dengan Tegas Fokus pada Risiko Kenaikan Inflasi

Anggota dewan Bank of Japan (BoJ) membagikan pandangan mereka mengenai prospek kebijakan moneter pada hari Kamis, sesuai dengan Notulen BoJ untuk pertemuan bulan Juni.   

Kutipan-Kutipan Utama

Sebagian besar anggota sepakat bahwa ekonomi bergerak sesuai dengan skenario dasar, namun risiko tetap ada bahwa inflasi bisa melampaui target 2%. 

Salah satu anggota mencatat bahwa faktor Valas mendorong harga impor lebih tinggi, sehingga berdampak pada perusahaan-perusahaan kecil. 

Salah satu anggota mengatakan bahwa suku bunga riil Jepang sangat rendah menurut standar global, dan harus disesuaikan mengingat risiko kenaikan inflasi. 

Dolar Selandia Baru melemah di bawah 0,5900 setelah Tingkat Pengangguran naik ke level tertinggi dalam satu dekade

Pasangan mata uang NZD/USD kehilangan momentum ke dekat 0,5875 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Dolar Selandia Baru (NZD) melemah terhadap Dolar AS (USD) menyusul laporan ketenagakerjaan.
Read more Previous

Pejabat The Fed, Schmid: Kebijakan moneter yang lebih ketat diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke target 2%

Presiden Federal Reserve Bank of Kansas City Jeff Schmid mengatakan pada hari Rabu bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke target 2%. Schmid menambahkan bahwa inflasi 'terlalu tinggi' dan 'mengkhawatirkan' dan sikap kebijakan The Fed saat ini tidak restriktif.
Read more Next