PMI Manufaktur S&P Global Indonesia untuk Juli 2026 Naik ke 50,2 dari 46,9 Sebelumnya

Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur S&P Global Indonesia untuk bulan Juli 2026 naik ke 50,2 dari 46,9 pada bulan sebelumnya. Dengan demikian, indikator ini kembali ekspansi karena berada di atas 50, level yang memisahkan antara kontraksi dan ekspansi.

Usamah Bhatti, Ekonom di S&P Global Market Intelligence, mengatakan, "Data survei bulan Juli menunjukkan peningkatan kembali dalam volume produksi di sektor manufaktur Indonesia, sebagian terkait dengan stabilisasi penerimaan pesanan baru. Menurut laporan anggota panel, perusahaan-perusahaan melihat petunjuk bahwa kepercayaan klien menguat, meskipun ekspansi yang lebih kuat agak terhambat oleh dampak berkelanjutan dari harga yang lebih tinggi. Bahkan, tingkat inflasi biaya input tetap jauh di atas rata-rata historis, tetapi secara positif mereda ke level terendah dalam empat bulan, mengindikasikan bahwa tekanan inflasi mungkin telah mencapai puncaknya."

"Hasil positif lebih lanjut dalam data berasal dari peningkatan kembali jumlah karyawan, mengakhiri periode empat bulan pengurangan pekerjaan. Tekanan pada kapasitas juga terlihat, dengan penumpukan pesanan yang paling kuat sejak November lalu."

Reaksi Pasar

Rupiah diperdagangkan di 18.053 per Dolar AS yang melemah 0,24% secara harian, tidak terpengaruh oleh data positif dari PMI Manufaktur Indonesia.

Indikator Ekonomi

PMI Manufaktur S&P Global

Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang dirilis oleh S&P Global menangkap kondisi bisnis di sektor manufaktur. PMI manufaktur merupakan indikator penting dari kondisi bisnis dan kondisi perekonomian secara keseluruhan di Indonesia. Hasil di atas 50 merupakan sinyal bullish bagi Rupiah, sedangkan hasil di bawah 50 dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Sen Agu 03, 2026 00.30

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 50.2

Konsensus: -

Sebelumnya: 46.9

Sumber: S&P Global

Mimura Jepang: Intervensi Bersama Bisa Menjadi Puncak Kemitraan Mata Uang AS-Jepang

Atsushi Mimura, Wakil Menteri Keuangan Jepang untuk Urusan Internasional dan pejabat valuta asing utama, mengatakan bahwa intervensi bersama dapat menandai puncak kemitraan mata uang AS-Jepang, menurut laporan Reuters pada hari Senin.
Baca selengkapnya Previous

Breaking: Yen Jepang naik di atas 155,50 saat Jepang mengumumkan intervensi bersama dengan AS.

Pasangan mata uang USD/JPY anjlok ke dekat 155,45, level terendah sejak 6 Mei, selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Yen Jepang (JPY) menarik beberapa pembeli menyusul laporan mengenai lebih banyak intervensi bersama oleh Amerika Serikat (AS) dan Jepang.
Baca selengkapnya Next