Iran meninjau proposal AS untuk mengakhiri perang

Iran mengatakan proposal AS untuk mengakhiri perang "masih dipertimbangkan" setelah laporan bahwa kedua negara bisa mendekati kesepakatan, lapor BBC pada hari Rabu.

AS telah mengajukan memorandum pemahaman satu halaman kepada Iran yang secara bertahap akan membuka kembali Selat Hormuz dan mencabut blokade Amerika terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Pembicaraan rinci mengenai program nuklir Iran akan dilakukan kemudian dalam proses tersebut, kata sumber tersebut, menambahkan bahwa belum ada yang disepakati.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melakukan "pembicaraan yang sangat baik" dengan Iran selama 24 jam terakhir, tetapi tidak ada tenggat waktu kapan dia mengharapkan balasan dari Teheran.

Reaksi pasar

Pada saat berita ini ditulis, West Texas Intermediate (WTI) turun 7,05% pada hari itu di $92,85.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak Mentah Brent

Minyak Mentah Brent adalah jenis minyak mentah yang ditemukan di Laut Utara yang digunakan sebagai patokan untuk harga minyak internasional. Minyak ini dianggap 'ringan' dan 'manis' karena gravitasinya yang tinggi dan kandungan sulfurnya yang rendah, sehingga lebih mudah dimurnikan menjadi bensin dan produk bernilai tinggi lainnya. Minyak Mentah Brent berfungsi sebagai harga referensi untuk sekitar dua pertiga dari pasokan minyak yang diperdagangkan secara internasional di dunia. Popularitasnya bergantung pada ketersediaan dan stabilitasnya: wilayah Laut Utara memiliki infrastruktur yang mapan untuk produksi dan transportasi Minyak, yang menjamin pasokan yang andal dan konsisten.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga Minyak Mentah Brent. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga Minyak Mentah Brent, karena Minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat Minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota dalam pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak mentah Brent. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ merujuk pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Kapan Data Perdagangan Australia akan Dirilis dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap AUD/USD?

Biro Statistik Australia akan menerbitkan datanya untuk bulan Maret pada hari Kamis pukul 00.30 GMT. Surplus perdagangan Australia diprakirakan menyempit ke 4.250 juta MoM di bulan Maret, dibandingkan dengan 5.686 juta di bulan Februari
Baca selengkapnya Previous

Basis Moneter (Thn/Thn) Jepang April Keluar sebesar -11.3%, di Bawah Harapan (-10.5%)

Basis Moneter (Thn/Thn) Jepang April Keluar sebesar -11.3%, di Bawah Harapan (-10.5%)
Baca selengkapnya Next